Make your own free website on Tripod.com
JENIS-JENIS PROCESSOR YANG BEREDAR DI PASARAN
 

P r o c e s s o r   I n t e l

 

Perkembangan Teknologi Prosesor Intel
Oleh : Redho Leonnaro

4004 Microprocessor (1971)
Chip 4004 merupakan microprocessor pertama yang diluncurkan oleh Intel pada tangga 15 Oktober 1971. Chip ini memiliki 2300 buah transistor dan hanya bekerja pada kecepatan clock 108 KHz dan hanya memiliki 46 instruksi. Chip ini digunakan pertama kali pada kalulator Busikom. Prosesor ini masih memproses data dalam bentuk 4 bit.

8008 Microprocessor (1972)
Chip 8008 memiliki 4600 buah transistor dan dipergunakan pada sebuah komputer yang dinamakan Altair. Chip 8008 mendapat tambahan 14 instruksi dan memiliki kemiripan dengan chip 4040.

8088 Microprocessor (1978)
Chip 8088 ini digunakan pertama kali oleh IBM sebagai sebuah otak pada IBM Personal Computer (IBM PC) yang kemudian membuat IBM menjadi terkenal karena produknya itu. Pada chip ini sudah mememakai register 16 bit dan data bus 8 bit.

286 Microprocessor (1982)
Chip 286 dipakai pada komputer jenis AT memiliki jumlah transistor sebanyak 134.000 buah dengan menggunakan teknologi 1,5 mikron dan bekerja pada clock speed 6 MHz. Microprocessor ini mampu menangani 900 ribu instruksi perdetik dan sudah mampu menangani memory sebesar 16 MB dan memiliki jalur data bus 16 bit.

386 Microprocessor (1985)
Microprocessor Intel 386 memiliki 275 ribu transistor, 100 kali lebih banyak dari chip 4004 yang pertama. Chip ini memakai teknologi 32 bit dan bisa melakukan multitasking, yaitu kemampuan untuk menjalankan banyak program dalam waktu yang bersamaan.

Microprocessor 486DX (1989)
Prosesor Intel 486DX ini mampu mengubah cara orang mengoperasikan komputer dari command-level computer yaitu komputer dioperasikan dengan menggunakan baris perintah, menjadi point-and-click computing yaitu mengoperasikan komputer dalam modus GUI (Graphical User Interface) dengan menggunakan mouse. Dalam prosesor ini telah termasuk sebuah math coprocessor, yang digunakan untuk mempercepat proses penghitungan yang bersifat matematis.

Prosesor Pentium (1993)
Prosesor ini yang memiliki 3,1 juta tarnsistor ini bekerja pada kecepatan yang lebih tinggi dan bus yang lebih lebar. Prosesor pentium bekerja pada kecepatan mulai dari 60 sampai 166MHz, memiliki 16KB on chip cache dan mampu mengeksekusi dua maksimal dua instruksi per-cycle (1 Hz). Prosesor ini diberi nama Pentium karena merupakan generasi kelima dari keluarga x86. Mengapa tidak dinamakan prosesor 586? sebab di Amerika dilarang memakai angka sebagai trademark pada suatu produk.Pada saat itu juga Microsoft Windows 3.x mulai banyak digunakan orang dan menjadi standar sistem operasi.

Prosesor Pentium Pro (1995)
Intel Pentium Pro memiliki 5,5 juta transistor dengan 16KB cache L1 dan ditujukan untuk penggunaan server dan workstation. Setiap kemasan prosesor yang dipasarkan, juga disertakan chip memory kedua (L2) yang cepat. Prosesor Pentium Pro memiliki arsitektur RISC (Reduced Instruction Set Computer)


Prosesor Pentium II (1997)
Prosesor yang memiliki 7,5 juta transistor ini memiliki tambahan instruksi MMX (Matrix Math eXtensions), yang digunakan untuk meningkatkan kinerja multimedia. Prosesor yang memerlukan motherboard jenis slot 242 pin (slot 1) ini dikemas dalam cartridge yang disebut teknologi Single Edge Contact (SEC). Generasi pertama Pentium II memiliki code 'Klamath' yang memakai teknologi 0,35 mikron dan mendukung clock speed 233, 266, 300, 333 MHz dan bekerja pada bus speed 66 MHz. Generasi berikutnya diberi kode 'Deschutes' dibuat dengan teknologi 0,25 mikron dengan clock speed mendukung dari 350, 400 dan 450 MHz dengan kecepatan bus 100MHz. Dengan chip ini pengguna PC bisa melakukan capture gambar, mengedit dan mengirim foto digital untuk orang lain via Internet.

Prosesor Intel Pentium II Xeon
Prosesor ini merupakan versi untuk server dan workstation dari Prosesor Pentium II. Prosesor ini memiliki inti prosesor yang sama pada Pentium Pro/Pentium II, bedanya prosesor ini memiliki frekuensi bus sebesar 100MHz dan cache L2 sebesar 2MB.


Prosesor Intel Celeron (1999)
Prosesor ini adalah versi Pentium II untuk penguna low End. Prosesor Celeron memiliki cache memory sebesar 128 KB dan bekerja pada Front Side Bus (FSB) 66 MHz. Prosesor ini dibuat dengan teknologi 0,25 micron, dengan cache memory sedikit lebih kecil dari Pentium II untuk menekan harga jual.

Prosesor Intel Pentium III (1999)
Generasi penerus dari prosesor Pentium II ini memiliki 9,5 juta transistor dengan aristektur 0,25 mikron dan bekerja pada clock speed mulai dari 450 MHz sampai 1 GHz. Didalamnya terdapat 70 instruksi baru yang mampu secara drastis meningkatkan kinerja proses pengolahan image, 3D, streaming audio, playback DVD (Digital Versatile Disc) dan aplikasi lainnya. Bebrapa fitur penting yang ada pada prosesor Pentium II antara lain :

  • Dynamic Execution MicroArchitecture, yaitu tehnik kombinasi dalam menganalisa dan mengeksekusi data

  • Multi Transaction System Bus, yaitu proses transfer data melalui jalur bus yang lebih lebar

  • Internet Streaming SIMD Extentions, yang memungkinkan penguna PC mendownload vdeo berkualitas tinggi, mengunjungi musium virtual dan streaming audio

  • Advanced Transfer Cache, yang meningkatkan proses transfer data ke prosesor

Prosesor Intel Pentium III Xeon (1999)
Pentium III Xeon diluncurkan oleh Intel untuk komputer server dan wokrstation, yang dapat meningkatkan performa dalam penggunaan aplikasi e-Commerce dan komputasi bisnis. Chace memory pada prosesor ini mampu meningkatkan kinerja pengiriman informasi dari sistem bus ke prosesor secara signifikan. Prosesor ini juga didesain untuk pengunaan mutiprosesor.

Prosesor Intel Pentium 4 (2000)
Prosesor ini diluncurkan pada akhir tahun 2000 dan diklaim sebagai prosesor 32 bit dengan teknologi tercanggih yang ada. Kecepatan yang tersedia saat ini dimulai dari 1,3 GHz sampai yang terakhir yaitu 2 GHz dengan teknologi 0,13 micron dan berkerja pada FSB 400 MHz. Motherboard yang dipakai mengunakan chipset Intel 845 dan 850 dan memory jenis RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory). Beberapa fitur khusus pada prosesor pentium 4 antara lain :

  • Hyper pipelined yang berguna untuk meningkatkan kinerja dan frekuensi prosesor

  • Rapid Execution Engine yang berguna untuk mempercepat kapasitas pengolahan data

  • 400 Mhz System Bus, sehingga dapat dicapai lebar pita frekuensi tertinggi hingga 3,2 GB/detik

  • Execution Trace Chace untuk pengunaan chace memory leibh efisien

  • Advance Transfer Chace untuk mengoptimalkan proses transfer data ke prosesor

  • Enhanced Floating Point and Multimedia Unit untuk mempercepat proses pengolahan file-file audio dan video

  • Streaming SIMD (Single Instruction / Multiple Data) Extentions 2 untuk menghasilkan kinerja yang lebih cepat untuk berbagai perangkat lunak

  • Perbaikan terhadap Advanced Dynamic Execution supaya pengolahan data lebih efisien

Dengan menggunakan prosesor ini pengguna PC bisa menciptakan video kualitas tinggi, menonton video dan TV via Internet, merender grafik 3D secara real time, proses encoding dan decoding MP3 yang cepat dan mampu secara simultan menjalankan banyak aplikasi multimedia ketika sedang terkoneksi ke Internet. Dibandingkan dengan prosesor Intel pertama yaitu 4004 yang bekerja pada kecepatan 108 KHz (108.000 hertz), Pentium 4 mampu bekerja pada kecepatan 2 GHz (2 milyar hertz) yang bekerja pada milyar hertz).

Prosesor Intel Xeon (2001)
Prosesor Intel Xeon ini dirancang khusus untuk komputer server dan wokstation kelas mid-end. Prosesor ini dapat meningkatkan kinerja dari 30 sampai 90 persen dalam mengerjakan proses berat yang biasa terjadi pada sebuah komputer server. Prosesor Intel Pentium III Xeon dirancang berdasarkan arsitektur NetBurst yang didesain untuk menangani aplikasi video dan audio, Internet dan grafik 3D yang kompleks.

Prosesor Intel Itanium (2001)
Prosesor Intel Itanium adalah prosesor 64 bit pertama dalam jejeran produk Intel. Dirancang khusus untuk server high-end dan workstation perusahaan. Namun kecepatan yang tersedia saat ini masih terbatas pada 733 MHz dan 800 MHz dengan Cache Level 3 (L3) masing masing 2 dan 4 MB. Ini masih terbilang rendah bila dibandingkan dengan Pentium 4 yang sudah mencapai 2 GHz. Prosesor Intel Itanium didesain menggunakan teknologi Explicitly Parallel Instrucution Copmuting (EPIC) yang mampu mempercepat proses pencarian dan transaksi online hingga kapasitas 16 terabyte secara simultan. Hal ini sangat mempermudah proses belanja online yang biasanya sulit dilakukan.

Kembali ke halaman semula